Monday, November 20, 2017

Pembelajaran Pementasan Drama

Rekan guru bahasa Indonesia yang terkasih,
Pernahkah Anda mengajak siswa Anda untuk melihat tayangan pementasan drama di media seperti di internet dan televisi? Jika dahulu media televisi sangat mendominasi, sekarang media internet lebih mudah untuk dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Tidak mudah menemukan tayangan atau program pementasan drama di televisi pada masa lampau. Namun hal tersebut sekarang sudah dapat diatasi dengan adanya media internet. Pementasan drama apa pun sangat mudah ditemukan. Dari lingkup tingkat sekolah sampai dengan lingkup umum semuanya mudah ditemukan di media internet.
Untuk itu, betapa sangat mudahnya Anda mencari sumber-sumber pembelajaran pementasan drama. Anda dapat memanfaatkan kemajuan teknologi ini untuk mendukung pembelajaran pementasan drama.
Jika melalui media tersebut sudah pernah Anda lakukan, maka pada kesempatan lain Anda dapat mengajak siswa Anda untuk menyaksikan pementasan drama secara langsung. Bagaimana mendapatkan kesempatan tersebut? Anda dapat melakukan observasi ke pusat-pusat budaya di kota terdekat, apakah ada pementasan teater? Jika tidak ada, Anda dapat observasi di lingkungan kampus atau universitas yang memiliki jurusan sastra dan pendidikan bahasa dan sastra. Pada umumnya kampus-kampus tersebut akan mementaskan suatu teater. Tentu saja tidak semua tema dan cerita yang dipentaskan untuk umum cocok bagi siswa Anda. Untuk itu, Anda dapat menyeleksi pementasan yang layak untuk siswa Anda. Bahkan, jika telah terjadi kerja sama dengan suatu kelompok teater tertentu atau universitas tertentu, Anda dapat mengajukan bantukan agar mereka berkenan mementaskan suatu drama yang layak untuk tingkat siswa Anda.

Rekan guru bahasa Indonesia yang terkasih,
Pembelajaran pementasan drama yang akan dibahas pada bagian ini antara lain pemahaman terhadap tema pementasan, apresiasi dialog aktor, apresiasi akting aktor, apresiasi latar atau setting pementasan, apresiasi aspek artistik, dan penyutradaraan. Khusus bagian penyutradaan akan dibahasa tersendiri agar lebih mudah dalam memperdalam dan mempelajari.
Sebuah naskah drama yang disusun oleh seorang penulis, pada muaranya akan tampak berbobot ketika sudah dipentaskan. Sebagus apa pun naskah ditulis oleh seorang penulis naskah drama, jika dalam pementasan kurang dapat menunjukkan mutu atau bobotnya, maka naskah drama tersebut belum dapat disebut sebagai naskah drama yang baik. Oleh karena itu, ketika siswa diajar untuk dapat menulis naskah drama, dirinya perlu diajari untuk dapat “bermain imajinasi” tentang bagaimana dan seperti apa jika naskah hasil karyanya tersebut akan dipentaskan. Oleh karena itu komponen dalam pementasan sebuah drama penting dipahami dan dikuasai oleh siswa Anda.


Sumber gambar:
https://www.youtube.com/watch?v=cBCCKtjqSAc diunduh pada Senin, 20/11/2017


No comments:

Post a Comment

Belajar Jarak Jauh-1

Rekan guru dan para siswa yang terkasih, Kondisi sekarang ini yang diakibatkan pandemi Covid-19, membuat berbagai aktivitas publik mendad...